Senin, 12 Januari 2015

Beda Patchwork dan Quilt

Sebagian orang tak bisa membedakan patchwork dengan quilt.
Padahal, keduanya amat berbeda. Patchwork adalah kerajinan yang
menggabungkan potongan kain perca satu dengan lainnya yang memiliki
motif atau warna berbeda menjadi bentuk baru. Biasanya potongan perca
berbentuk geometris. Patchwork sangat mungkin dibuat dengan
menggunakan mesin jahit.
    Menurut Pingkan, patchwork merupakan seni tradisional dari
Amerika Serikat (AS) yang tumbuh saat orang-orang pertama dari Eropa
mendiami AS. Saat itu mereka sulit mendapatkan segala sesuatu,
termasuk selimut. Oleh karenanya, kain-kain sisa lalu digunting dan
digabungkan menjadi selimut.
    Namun pada perkembangannya, patchwork tak sekadar menjadi
selimut, tetapi juga bisa berupa hiasan dinding dan lukisan.
    Sedangkan quilt adalah kerajinan perca yang seluruhnya dijahit
dengan tangan memakai teknik tusuk tindas. Patchwork merupakan salah
satu aplikasi yang bisa digunakan dalam quilt.
    Quilt dikenal sebagai seni tradisional dari Inggris, meskipun
beberapa literatur menyebutkan quilt telah ditemukan dalam kuburan-
kuburan di Mesir sebagai perbekalan yang dibawa ke akhirat bagi orang
meninggal.
    Literatur lain menyebutkan, saat perang salib, tentara Inggris
memasuki Asia dan menemukan quilt. Quilt lalu dibawa ke Inggris
setelah perang usai.
    Quilt yang tebal dulu dikenal bukan sebagai selimut atau bedcover
seperti belakangan ini. Quilt digunakan sebagai baju pelengkap saat
perang. Sebab, quilt merupakan tumpukan kain atau kulit binatang yang
tebal dan berfungsi menahan tusukan pedang hingga tak sampai
menyentuh kulit serdadu.
    Literatur lain menyebutkan, quilt sebagai selimut sudah dikenal
sejak abad ke-14 di Inggris. Namun pada abad ke-18, quilt
dikembangkan sebagai aplikasi pada berbagai barang rumah tangga, juga
pada ornamen pernikahan.
    Untuk membuat quilt dibutuhkan dua lembar kain katun dan selembar
kain pelapis yang disebut dakron empat ons per meter yang tak terlalu
tebal atau tipis. Kain katun pertama di sebut top. Di atas top
biasanya dibuat aplikasi dari kain-kain berbagai warna yang dibentuk
berupa desain bunga, binatang, abstrak, atau bisa juga diaplikasikan
patchwork. Kain top dilapisi dakron, lalu ditutup kain alas. Semua
kesatuan itu dinamakan quilt.
    Quilt memerlukan jahit tangan agar lekukan gambar bisa diikuti
sehingga hasil akhirnya tak menjadi kaku dan berkerut. Quilt bisa
untuk bedcover, selimut, keset di bawah tempat tidur, karpet, taplak
meja, sarung bantal, tas dan lainnya.
    Untuk membuat karpet atau keset dibutuhkan bahan katun yang lebih
tebal agar lebih awet. Kain dari benang sintetis sulit dipakai untuk
quilt karena kaku, terlalu keras atau terlalu lentur. (YNT)

Pola cempal dan kantung


Lipat serbet


Minggu, 02 Februari 2014

Studio 76 - Kursus Membuat Perhiasan Perak



Studio 76, Belajar Membuat Perhiasan Perak
Liburan di Yogyakarta kurang lengkap kalau tidak ke Kotagede. Jangan hanya membeli perhiasan perak Kotagede!!! Mengapa tidak mencoba membuat sendiri??? Hanya dalam waktu 3 jam dengan bimbingan instruktur professional Anda bisa membuat cincin, liontin, … oleh-oleh asli kotagede … asli buatan sendiri. Dijamin!!
Studio 76 sebuah rumah seni yang memproduksi kerajinan perak seperti miniatur andong, becak, kereta kencana, peralatan makan perak dan lain sebagainya. Selain memproduksi kami juga menawarkan kursus membuat perhiasan perak untuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta.
Dengan pengalaman mengajar selama 6 tahun, kami yakin dapat membuat Anda bangga, puas dan terkesan dengan perhiasan buatan Anda sendiri, hasil kursus di Studio 76.
Studio 76 terletak di tengah Kotagede dan Anda akan menemukan Kotagede yang sebenarnya dengan kehidupan khasnya, dengan pengrajin peraknya, makanan khas tradisionalnya dan juga dengan bangunan-bangunan kunonya.
Berikut paket-paket kursus yang kami tawarkan yang dapat disesuaikan dengan waktu liburan Anda di Yogyakarta.

1. Short Course
Kursus singkat dengan durasi 3 – 4 jam. Meskipun kursus singkat tetapi dengan bimbingan instruktur professional peserta sudah bisa membuat perhiasan sendiri seperti cincin, anting ataupun liontin. Semua tahap dikerjakan sendiri oleh peserta mulai dari disain, penempaan, pengukiran, pematrian, pemolesan dan lain sebagainya. Instruktur hanya mengarahkan dan membetulkan pengerjaan yang kurang bagus. Pada akhir kursus peserta akan sangat bangga dan tidak percaya dapat membuat perhiasan sendiri dengan hasil yang bagus.
Waktu: 3 pilihan waktu setiap hari
* 09.00 – 12.00
* 13.00 – 16.00
* 17.00 – 20.00
Fasilitas:
* Penjelasan sejarah kerajinan perak di Kotagede
* Sewa alat dan Studio praktek
* 3 jam Instruktur bahasa Indonesia, Inggris, Prancis
* Perhiasan hasil kursus maksimal 5 gram
Biaya:
* Rp. 100.000/pax (1 orang)
* Rp. 90.000/pax (2-3 orang)
* Rp. 75.000/pax (4-6 orang)
Catatan:
Demi efektifitas kursus ini dibatasi maksimal 6 orang per sesi.

2. Fullday Course
Tentu saja dengan waktu dan bahan perak yang lebih banyak peserta dapat membuat perhiasan yang lebih cantik. Selain itu banyak peserta Short Course yang kembali lagi dan ingin membuat sesuatu yang lebih dari kursus pertama mereka.
Waktu: 09.00 – 16.00 (istirahat makan siang 1 jam)
Fasilitas:
* Penjelasan sejarah kerajinan perak di Kotagede
* Sewa alat dan Studio praktek
* 7 jam Instruktur bahasa Indonesia, Inggris, Prancis
* Perhiasan hasil kursus maksimal 10 gram
* Makan siang menu setempat
Biaya:
* Rp. 200.000/pax (1 orang)
* Rp. 175.000/pax (2-3 orang)
* Rp. 150.000/pax (4-6 orang)
Catatan:
Demi efektifitas kursus ini dibatasi maksimal 6 orang per sesi

3. Weekend Course
Paket ini kami tujukan kepada peserta yang tidak bisa datang ke Yogyakarta. Seperti namanya kursus ini diselenggarakan hari Sabtu dan Minggu dari jam 09 pagi sampai jam 04 sore dengan istirahat makan siang 1 jam. Paket ini sudah termasuk peralatan dasar untuk pembuatan perhiasan perak dan diharapkan setelah mengikuti kursus ini peserta dapat berkreasi sendiri dengan peralatan yang sudah ada.
Waktu: Sabtu dan Minggu, jam 09.00 – 16.00 (istirahat makan siang 1 jam)
Fasilitas:
* Penjelasan dasar – dasar kerajinan perak
* Peralatan dasar pembuatan perhiasan perak
* Modul kursus dasar perhiasan perak
* Instruktur bahasa Indonesia, Inggris, Prancis
* Hasil kursus maksimal 20 gram
Biaya:
* Rp. 2.000.000 untuk 2 orang
* Setiap tambahan peserta membayar Rp. 750.000 / orang.
* Biaya sudah termasuk transportasi instruktur (kota besar pulau Jawa)
Catatan:
Demi efektifnya kursus peserta dibatasi maksimal 6 orang
4. Arranged Course
Kursus ini menyesuaikan dengan target, waktu dan keinginan peserta.

STUDIO 76
Jl. Purbayan KG 3 / 1190 Kotagede Yogyakarta
Phone: +62 274 714 7676
Fax: +62 81 2278 2279
Kontak :  Agus: +62 81 2278 2279 (Semua kursus harus reservasi sebelumnya)
Website: http://www.yogyes.com/studio76

Pergamano .



Pergamano sebenarnya adalah nama merek untuk alat-alat parchment craft yang diciptakan dan diproduksi oleh Martha Ospina dan Tiemen Venema. Mereka berdua yang memperkenalkan craft ini di Belanda pada tahun 1987. Karena alat-alatnya belum ada jadi mereka mendirikan perusahaan Marjo-Arte pada tahun 1988 untuk memproduksi alat-alat craft ini.

Sejak mereka tampil di tv Belanda, permintaan untuk belajar begitu banyak dan mereka kewalahan dan akhirnya mereka memutuskan untuk mengajarkan pergamano kepada beberapa orang dengan tingkat keahlian yang sangat tinggi agar orang-orang ini dapat mengajarkan pula kepada orang lain. Inilah awalnya mengapa ada registered pergamano teacher dan hanya guru-guru khusus ini saja yang sudah memiliki ijazah dari Belanda (meskipun umpamanya dia kursus dan ujian di Indonesia tetapi nanti ijazahnya dikirim dari Belanda) yang boleh mengajarkan pergamano kepada orang lain.

Tahun 1997 Peter Venema mengambil alih perusahaan dan mengembangkannya menjadi perusahaan bersifat internasional dan mengganti nama menjadi Pergamano International. Mereka bekerja sama dengan distributor lokal di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Jadi pergamano adalah nama dagang untuk serangkaian alat-alat, buku dan kursus yang berhubungan dengan parchment craft, tetapi nampaknya dipakai sebagai nama kerajinan ini.Mulai masuk Indonesia tahun 1997. 

Ada beberapa tehnik untuk pergamano ini yaitu :
1. tracing adalah menjiplak pola yang kita inginkan pada parchment paper dengan memakai mapping pen (seperti pena) dan tinta
2. painting adalah melukis pada parchment craft (setelah terlebih dahulu di tracing) dengan memakai cat khusus yang cepat kering yaitu Pintura (berefek  soft glossy) dan Pinta Perla (berefek pearl) sedangkan Tinta ink memberi kesan mat.
3. dorsing adalah memberi warna dengan dorso crayons pada bagian belakang dari parchment paper dan di usap dengan dorso oil supaya merata warnanya.
4. perforating adalah tehnik melubangi kertas sesuai pola yang dipakai.
5. embossing adalah meng-emboss parchment craft dengan memakai alat yang tepat sesuai pola sehingga kerta menjadi cekung atau cembung.
6. cutting adalah menggunting (memakai gunting khusus stainless) lubang-lubang yang dibuat dengan alat perforasi sesuai dengan pola.

Koordinator pergamano Indonesia adalah 
Mrs. Marina Wiyadharma
Janur Elok 6, Blok QC12 no. 11, Kelapa Gading Permai 14240 Jakarta.
tel. 021-4507628, fax 021-4600963.
artceram@cbn.net.id
www.pergamano.com
Alat yang diperlukan untuk membuat kreasi pergamano adalah
1. parchment paper (yang polos), ada ukuran A4, A3, ada yang beratnya 150 gr/m2 atau 175 gr/m2.
parchment paper fantasy (yang ini berwarna-warna ada yang 160 gr/m2 dan 200 gr/m2.
parchment vellum  white, gold, roses, dll
2. pad untuk perforating dan pad untuk embossing - ada foto
3. Perga colors (spidol khusus), lihat foto
4. Dorso colors (crayon khusu) , lihat foto foto
5. Perga liners (semacam aquarel)
6. Dorso oil (untuk crayon)
7. Mapping pen (untuk tracing) - lihat foto
8. Macam-macam tools untuk embossing
fine stylus, extra fine ball, small ball, large ball, extra large ball, hockey stick, puch wheel, star tool.
9. Macam-macam tools untuk perforating
semi circle, four in four, semi square, heart shape, semi star, straight four, cross shape, diamond, arrow, 1-needle, 2-needle, 3-needle, 4-needle, 5-needlem 7-needle
10. Macam-macam kuas dari yang kecil sampai yang lebar, spons.
11. gunting
12. Tinta ink : 15 warna
Tinta Pearl : 5 warna -
Pintura paint : 17 warna
Pinta-Perla : 11 warna
13. Easy grid - (untuk membuat pola lubang-lubang berjajar, seperti saringan halus berbentuk persegi panjang.
14. Perga stamp (semacam cap)














Minggu, 13 Oktober 2013

Bross Felt




Phone case for my esia